Dari yang terdalam..

Kalau saja saya bisa mengulang waktu dan tidak membiarkan saya melakukan kesalahan, saya pasti akan lakukan. Tapi saya tidak punya kekuasaan akan hal seperti itu. Jadi, apa yang saya ingin katakan?“Bukan salah saya atau bukan salah saya saja”, ucapan seperti ini sepertinya gampang ya dikeluarkan? Saya juga masih gamblang berpikir macam itu. Seperti pembelaan diri. Tapi yah, siapa lagi yang akan membela diri kita, jika bukan diri sendiri? Orang-orang terdekat yang mengenal saya dengan baik mungkin akan mau melakukannya, tapi tetap pada akhirnya, diri sendiri juga lah yang harus menyelamatkan egonya yang mudah terluka dan rapuh.

Situasinya beda, ketika orang yang pernah saya sakiti balik ‘menyerang’ saya dengan komentar yang kurang enak atau kritik yang bagi saya kurang obyektif. Ego saya serta merta mengatakan hal-hal seperti di atas. Saya sedih dan juga terluka. Tapi satu suara dalam diri saya selalu mengingatkan, mereka seperti itu juga karena ego mereka sama-sama terluka. Ya, luka karena perbuatan saya.

Saya mengaku bersalah. Saya sungguh bersedih karena masing-masing pihak sudah saling menyakiti dan efeknya masih berlanjut sampai sekarang. Saya sadar saya sudah menyakiti tidak hanya satu orang, namun mungkin dua, tiga, atau mungkin banyak orang, termasuk diri saya sendiri.

Tapi apakah hidup kemudian dipakai untuk meratapi kesalahan masa lalu? Tidak, saya tidak ingin berhenti disitu. Saya sudah minta maaf dan (sampe sekarang pun masih) berusaha memperbaiki kesalahan. Saya juga sudah berusaha menjelaskan kesalahpahaman yang terjadi selanjutnya, semampu saya. Tapi kalau usaha saya tidak berhasil, saya tidak ingin menghabiskan hidup saya untuk menunggu. Ini bukan tentang tidak peduli lagi atau menyerah, but life goes on, and move on.

Saya tidak ingin hidup terus dalam kenegatifan. Saya tidak ingin membenci siapa-siapa, karena hak itu bukan punya saya, hati ini juga sungguh bukan milik saya, tapi semuanya milik Tuhan. Hanya saja, memang kita pasti harus bersisian jalan dengan orang lain yang tidak sejalan dengan kita, dengan sikap atau karakter kita. Komentar yang kurang enak, kritikan, dan lain lain; saya terima semua dengan sabar sambil berharap, semoga saya bisa terus berpikir positif dan mengambil banyak pelajaran di balik semuanya. Tidak menyalahkan orang lain namun juga tidak berlama-lama menyalahkan diri sendiri. Banyak hal-hal positif yang bisa dikembangkan untuk menyeimbangkan diri dan membuat jiwa kita lebih sehat. Mungkin ini tentang menyeimbangkan diri dalam menerima beban hidup.

Satu hal lagi, belajar memilah-milah antara informasi yang bisa dibagi ke orang lain dan mana yang cukup disimpan itu juga penting lho. Saya tidak malu pernah berbuat salah, memang harus mengakui kesalahan diri, tapi untuk menceritakannya pada orang lain, nanti dulu. Perlu dilihat dulu kepentingannya apa. Saya tidak ingin sembarang bercerita, karena menurut saya, dalam keburukan saya mungkin ada keburukan orang lain juga, yang tidak baik untuk diceritakan. Kalau niatnya adalah untuk mencari solusi, itu lain soal dan memang harus dilakukan sesuai batasannya. Yang tidak baik adalah kalau kita bercerita cuma sekedar ingin mengeluarkan unek-unek, karena biasanya ada embel-embel pendapat pribadi yang ikut dibawa. Kalau pendapatnya benar yah syukur, nah kalau salah kira? Menilai orang lain itu gampang, tapi menilai diri sendiri sungguh lebih sulit.

Semoga saya bisa lebih mawas diri. Salaam..

PS: Ini khusus dibuat sebagai catatan pribadi di sebuah masa lampau. Semoga bisa selalu menjadi sebuah pengingat diri. Semoga orang-orang yang pernah menyakiti saya dibukakan hatinya dan diberikan selalu rezeki yang terbaik. Jika ada pertanyaan atau kritikan kembali, sila bertanya atau sampaikan langsung pada saya, sehingga tidak ada kesalahpahaman.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s