Doa akhir/awal tahun..

Salaam.

Setelah bertahun-tahun ikut dalam euphoria perayaan tahun baru Masehi, rasanya tahun ini pantaslah saya pusatkan perhatian untuk bersiap-siap menanti kedatangan tahun baru Hijriah yang jatuh pada tanggal 1 Muharram. Ya hari ini, lebih tepatnya nanti malam selepas waktu Magrib, kita di Indonesia sudah memasuki tepat tanggal baru dalam tahun baru 1432 Hijriah.

Kenapa waktu Magrib nanti? Saya juga baru paham (sedikit) belakangan ini mengenai penanggalan tahun Islam. Pada sistem kalender hijriyah, sebuah hari atau tanggal dimulai ketika terbenamnya matahari di tempat tersebut. Jadi nanti selepas Magrib, genaplah kita umat Islam memasuki tahun baru Hijriah.

Oh iya, jadi ingat, kemarin saya sempat membaca satu buku doa dan menemukan doa akhir dan awal tahun baru. Rasanya cukup senang mengetahui bahwa hal ini akan bisa saya praktekkan. Doa ini dibaca selepas waktu Asar, atau sebelum Maghrib pada hari terakhir bulan Zulhijjah (dari buku doa yang saya baca adalah tanggal 29-30 Zulhijjah). Lafaz doanya ‘disunatkan’ dibaca sebanyak tiga kali, dan dikatakan keutamaan doa ini ialah apabila dibaca, maka syaitan akan berkata, “Kesusahan bagiku, dan sia-sialah pekerjaanku menggoda anak Adam pada setahun ini dan Allah binasakan aku satu saat jua.”. Disebut juga, dengan membaca doa ini Allah akan mengampunkan dosanya setahun. Tetapi, setelah browse sana-sini, saya menemukan tidak ada dalil yang cukup shahih mengenai doa ini atau bahwa Rasul mengajarkan lafaz khusus doa bagi awal tahun baru hijrah atau akhir tahun. Saya juga baru tahu, penetapan awal tahun hijriyah yang dilakukan Khalifah Umar ini merupakan upaya dalam merasionalisasikan berbagai sistem penanggalan yang digunakan pada masa pemerintahannya (sumber: disini). Sementara mengenai ujaran syaitan, berhati-hatilah kawan dengan ujaran ini karena kita tidak tahu apakah ini shahih atau tidak, terutama karena tidak disebutkan dalam Al-quran. Bagaimanakah boleh seseorang mengetahui bahwa syaitan berkata demikian dan sebagainya dan beriman dengannya (sumber: disini)?

Jadi bagaimana sebaiknya? Ini pertanyaan pribadi saya. Secara umum, seseorang boleh berdoa dengan ucapan dan keinginan tertentu, selagi ia tidak menyalahi syariat yang berlaku, termasuk keinginan agar tahun yang dimasuki tersebut dilimpahkan kebaikan. Saya kira ini yang terbaik yang bisa saya terima, terutama karena saya belum menemukan dalil yang shahih tentang doa akhir/awal tahun. Wallahu a’lam.

Bicara tentang tahun Hijriah, tiba-tiba saya teringat dengan satu permintaan yang pernah diajukan sahabat saya. Sampai sekarang, saya masih belum hafal juga nama-nama bulan Hijriah dengan baik. (*menghela nafas dan lalu pasang self reminder untuk diri sendiri).

Anyway, selamat tahun baru Islam, kawan. Semoga tahun yang mendatang akan terus membawa berkah bagi kita semua, semoga kita selalu dilindungi oleh Allah SWT dalam kebaikan dan diberikan petunjuk untuk tetap dalam agama-Nya. Salaam.

Advertisements

4 thoughts on “Doa akhir/awal tahun..

  1. Udah sekitar 10 hari berlalu sih, tapi ga apa-apa kan kalo masih mu ngucapin.
    Selamat tahun baru juga, teman. Semoga di tahun ini kita selalu dalam ridhoNya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s