setop.

Drrrttt.. Drrrttt..

Telepon selular saya bergetar. Saya buka pesan, untuk kemudian menghela nafas.

Seperti ini ya rasanya dikritik untuk satu kesalahan kecil? Tapi kok, rasanya hal seperti ini pernah terjadi? Seperti dejavu, mungkin? Entahlah, tapi saya kesal.

Jadi ingin teriak.

KAMI INI BUKAN MANUSIA SEMPURNA.

Lalu terdiam.

Ah sudahlah. Daripada membuang-buang waktu untuk mencari kesalahan orang lain, introspeksi saja diri sendiri.

Krik krik krik…

Lebih baik buka jendela. Malam ini kebetulan bulan purnama.

Ah jika dipikir-pikir, bulan purnama yang bulat sempurna itu pun, jika dilihat dari dekat, tak lah sesempurna yang kau kira.

Yayaya saya lagi-lagi sok tahu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s